06 October 2012

Cara Paling Mudah Menangkal Virus

Siapa yang tidak kenal dengan virus? Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis (sumber: wikipedia.org). Terlebih baru-baru ini, muncul sebuah penyakit yang cukup menghebohkan dunia, dan memakan korban jiwa. Virus H1N1 atau biasa disebut Flu Babi. Virus yang semula diduga berawal dari mereka yang mengkonsumsi atau bersentuhan dengan babi.
Dalam dunia komputer, kita juga mengenal istilah virus. Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. (sumber: wikipedia.org).
Virus komputer ini memang tidak sampai memakan korban jiwa, tapi korban perasaan, fikiran dan uang jelas biasanya akan terjadi.
Bagaimana tidak, dokumen-dokumen penting yang sudah kita ketik tiba-tiba hilang atau ketika dibuka isinya bahasa sandi.
Namun, sebagaimana virus biologis, virus komputerpun sekarang sudah tersedia penangkalnya. Baik yang berbayar semacam Norton, McAfee, Kapersky dan produk-produk lainnya (kecuali yang bajakan), juga tersedia yang gratisan. Ada satu Anti Virus yang sekarang ini banyak digunakan, yaitu Smadav yang bisa didownload secara cuma-cuma lewat websitenya, dan sekarang sudah keluar versi 6 yang asli buatan anak negeri.
Tapi sebetulnya, virus berhubungan dengan pola hidup ataupun pola penggunaan komputer yang terkadang tidak ‘sehat’. Dengan mengetahui penyebab utama timbulnya virus tersebut, maka kita akan lebih mudah untuk menangkalnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, agar kita tidak dipusingkan dengan virus komputer yang jumlahnya bertambah setiap hari.
  1. Jangan asal colok flash disk. Penyebaran terbesar virus di Indonesia adalah melalui media yang menjadi primadona ini. Disamping bentuknya yang mungil dan imut-imut, daya simpannya juga besar.
  2. Jangan suka main di tempat yang ‘kotor’. Seperti halnya dalam hidup, tempat kotor identik dengan kuman, virus, bakteri, dan organisme super kecil lainnya. Begitu juga dengan dunia komputer. Bagi Anda yang suka kelayapan di dunia maya, hendaklah berfikir 15 kali bila hendak mengakses situs-situs kotor. Karena tak jarang, situs-situs tersebut mengandung virus yang dapat membahayakan komputer kita. Syukur-syukur bila Anda anti pati dengannya.
Sesuai dengan pengalaman pribadi, dengan memperhatikan 2 hal di atas, alhamdulillah komputer saya sampai sekarang sehat wal afiat. Dan untuk mengatasi hal pertama di atas, ketika kita tidak bisa tidak harus menggunakan flash disk, ada beberapa langkah yang harus dilakukan.
1. Matikan fungsi auto run/Autoplay yang ada di komputer.
Caranya cukup mudah. Untuk OS Windows XP (Windows 98 tidak ada auto run), klik Start>Run… Ketik gpedit.msc dan tekan Enter/OK.
Masuk ke bagian Administrative Templates>System (ada dua, yang satu Computer Configuration, yang satu User Configuration)
Cari bagian Turn off Autoplay dan klik 2 kali. Pilih Enable dan All drive
2. Perlihatkan file-file tersembunyi dan tampilkan ekstension file
Virus biasanya akan menyembunyikan file-file asli, dan menggantinya dengan file lain dengan nama sama. Pada beberapa kasus, biasanya korban akan membuka lewat file yang telah disodorkan virus tadi. Cara nomor 1 di atas tidak ada fungsinya, jika cara kedua ini tidak dilakukan. Karena masih ada kemungkinan kita membuka file yang berisi virus.
Sama seperti nomor 1, cara kedua ini juga cukup mudah. Pertama yang perlu Anda lakukan adalah masuk ke Windows Explorer. Kemudian klik Tools>Folder Option… (bila komputer sudah terinfeksi virus, biasanya menu Folder Option ini akan disembunyikan)
Langkah selanjutnya klik tab View dan cari Hidden files and folder. Pilih show hidden files and folders.
Yang terakhir, jangan lupa buang centang pada hide extensions for known files types. Lalu klik OK
Nah itu beberapa hal yang bisa saya share, mudah-mudahan bermanfaat. Dan sekali lagi perlu diingat, sebuah kejahatan bisa datang bukan hanya karena ada keinginan, tapi juga karena adanya kesempatan. 

0 komentar:

Post a Comment

Berikan komentar Anda dengan santun

 

Pokjar nGeblog